akhwatstory
me
love
me
love
me
love
Kamis, 09 April 2015
story1
#cahaya mempesona
Mata ini tak ingin melepas sorotan pada titik-titik cahaya
yang teramat mempesona,bahkan jika mata ini tak mengeluarkan air ..mungkin aku
akan meluangkan waktuku untuk sekedar memelototi mereka, ,ya..begitu membuat
aku terpesona olehnya,aku masih tak habis fikir,benarkah yang kulihat ini..dan
aku memang sadar aku tak sedang bermimpi,aku masih bisa mendengar kicauan
burung-burung yang bergembira menyambut sang mentari,aku masih melihat orang
hilir mudik di jalan-jalan kecil yang membelah taman,ada juga yang berlari-lari
kecil atau sekedar menuntun hewan peliharaan,dan aku masih masih melihat najwa
anakku yang asyik bermain ayunan didampingi pria dewasa disana..,ya aku memang
tak sedang bermimpi.
kuperhatikan mereka...awalnya hanya ada 2 orang disana,terlihat salah seorang dari mereka membawa gulungan tikar yang mungkin telah disiapkan dari rumah untuk dibawa ketaman,rumput-rumput ditaman ini memang terlihat agak basah,karena semalaman hujan deras mengguyur kota pontianak dan sekitarnya,aku terus memperhatikan mereka...posisiku memang tak begitu dekat dengan posisi mereka duduk,ada beberapa tanaman hias yang berderet memanjang disamping kiriku, disebelah kananku..pohon ketapang yang rindang yang cukup membuat aku terlindung dari mentari yang mulai muncul .dan kira-kira 20 m didepanku,dibawah rindangnya pepohonan yang aku tak tahu apa nama-nama pohon tersebut,berkumpulah sekolompok wanita,yang tadinya 2 orang,kini menjadi 3,5,7,dan 10..,sekitar 30 menit berlalu..kuulangi untuk menghitung mereka,ternyata masih sama yaitu 10 orang.dan sepertinya tak akan bertambah,terka ku.
kuperhatikan mereka...awalnya hanya ada 2 orang disana,terlihat salah seorang dari mereka membawa gulungan tikar yang mungkin telah disiapkan dari rumah untuk dibawa ketaman,rumput-rumput ditaman ini memang terlihat agak basah,karena semalaman hujan deras mengguyur kota pontianak dan sekitarnya,aku terus memperhatikan mereka...posisiku memang tak begitu dekat dengan posisi mereka duduk,ada beberapa tanaman hias yang berderet memanjang disamping kiriku, disebelah kananku..pohon ketapang yang rindang yang cukup membuat aku terlindung dari mentari yang mulai muncul .dan kira-kira 20 m didepanku,dibawah rindangnya pepohonan yang aku tak tahu apa nama-nama pohon tersebut,berkumpulah sekolompok wanita,yang tadinya 2 orang,kini menjadi 3,5,7,dan 10..,sekitar 30 menit berlalu..kuulangi untuk menghitung mereka,ternyata masih sama yaitu 10 orang.dan sepertinya tak akan bertambah,terka ku.
setiap kawan baru yang hadir untuk bergabung dengan
mereka,mereka menyambut dengan senyuman yang begitu hangat,lalu tangan nya
bersalaman agak lama..lalu cipika-cipiki,sontak..aku makin tertarik untuk
memandangi tingkah mereka,aku bahkan tak menyadari jika bibirku ikut
menyunggingkan senyum..seperti hal nya mereka menyambut kawan-kawan yang
datang.sampai najwa menyadarkan ku,”umy”teriaknya....”iya sayang”jawabku
melambaikan tangan..”umy...dede beli es clim dulu ya,umy tunggu
disitu”pintanya..manja,”iya..hati2 ya” jawabku..lagi-lagi melambaikan tangan,ah
lucunya..putri kecilku,ia pun berlalu dengan pria dewasa tadi.
Aku melanjutkan lagi pengamatanku pada wanita-wanita itu,kini
mereka telah duduk melingkar,dan terlihat setiap orang memegang al-qur’an,ada
salah seorang dari mereka yang mengaji,dan yang lain terlihat hanya menyimak,ku
amati terus..seakan aku tak ingin terlewat 1 momentpun ,ternyata setiap orang
mendapat giliran membaca al-quran.selanjutnya tampak seorang wanita lebih
dewasa dari ke 9 orang lainnya,ia mulai berbicara,wajahnya begitu memancarkan
aura yang mempesona,wanita berkacamata,dengan jilbab biru tua..dan gamis yang
begitu simpel dengan warna yang sama,sesekali ia menggerakan tangannya seolah
memberikan penekanan-penekanan disetiap kata-katanya,terkadang ia tersenyum
sumringah..dan diikuti senyum-senyum yang lain,seolah-olah mereka melihat
syurga dihadapannya kini, terkadang mereka juga begitu terlihat serius..dan
khawatir seperti sedang benar-benar melihat neraka yang menyala,begitulah
ekspresi yang terus kuamati..gerak-gerik yang aku cermati,ketulusan-ketulusan
wajah yang kupahami,ku tahu mereka bukan wanita biasa,aku tau mereka
istimewa,istimewa dengan cahaya-cahaya keimanan,yang menarik mataku untuk
menyorotinya.
tanpa terasa matahari kian meninggi.mereka kini tak lagi
duduk bersila dan melingkar,mereka telah berdiri dengan posisi
masing-masing,lalu berjabat tangan..berpelukan,lalu seperti halnya tadi,mereka
cium pipi kanan dan pipi kiri.subhanallah...indah sekali,batinku.Bukankah
seperti itu persaudaraan islam,begitu terlihat kasih sayang diantara
mereka,semua tersenyum melepas saudaranya pulang,melepas dengan pelukan hangat
dan salam sebagai doa,subhanallah..Allahuakbar.kini mereka berjalan
menjauhiku..,ketika mereka berjalan..aku melihat tenyata mereka adalah bidadari
dunia dengan jilbab menjuntai.bidadari dunia yang tak menampakan lekuk
tubuhnya.yang menutup seluruh auratnya.kini berakhir sudah sorotan mataku
terhadap cahaya-cahaya mempesona,kini mereka telah menghilang dari
pandangan.mereka yang dulu memperolok dan menhujatku dengan kata-kata yang
sempat membuat hatiku terluka,label-label buruk yang pernah mereka sematkan
karena penampilanku yang dianggapnya terlalu fanatik terhadap agama,terlalu
kolot,”itu jilbab atau taplak meja..lebar amat”,”ih kayak teroris”, kata-kata
yang tak seharusnya dilontarkan oleh saudara semuslim sebenarnya,tapi
alhamdulillah..segala puji bagi Allah yang membolak balikan hati manusia,kini
mereka..telah menjadi bidadari dunia,dan insyaallah menjadi bidadari di syurga
kelak,kini mereka telah menggunakan jilbab yang katanya seperti taplak meja,toh
mereka lebih terlihat anggun dengan jilbab seperti itu.ku tahu mereka tak akan
mengenaliku dengan wajahku yang kini tertutup kain hitam,hanya sorot mataku
yang terlihat..itupun jika mereka mengenali.
“umy ayok pulang” rengek najwa, “owh..ayok sayang,sudah
mainnya?”tanyaku sambil membetulkan kerudungnya yang agak miring,”sudah
umy,umy..aby beliin umy ice clim loh”sambil memberikan sebungkus ice cream
coklat kesukaanku,
kulihat pria dewasa itu..ia hanya tersenyum manis padaku,lalu berkata”ok kalau gitu..ayok dede najwa,bantu aby dorong kursi roda umy” merekapun saling membantu mendorong kursi roda yang aku duduki.owh...keluarga kecilku,terimakasih ya Allah,Engkau anugrakan aku lelaki yg sholeh dan takut padamu,dan terimaksih juga karena telah menghadirkan bidadari kecil diantara kebahagiaan kami.Alhamdulillah
kulihat pria dewasa itu..ia hanya tersenyum manis padaku,lalu berkata”ok kalau gitu..ayok dede najwa,bantu aby dorong kursi roda umy” merekapun saling membantu mendorong kursi roda yang aku duduki.owh...keluarga kecilku,terimakasih ya Allah,Engkau anugrakan aku lelaki yg sholeh dan takut padamu,dan terimaksih juga karena telah menghadirkan bidadari kecil diantara kebahagiaan kami.Alhamdulillah
duhai bidadari dunia,jilbabmu menjuntai,senyummu
menenangkan,hadirmu ku impikan,kepergianmu ku rindukan .
karya:ida fadhillah
Langganan:
Postingan (Atom)